Kedelai Mahal Tempe Tahu Menghilang Di Pasaran

Kedelai Mahal Tempe Tahu Menghilang Di Pasaran
Jakarta (31/7) - Kedelai yang merupakan bahan utama Tempe Tahu kini harganya melejit tinggi, yang mengakibatkan tempe tahu kurang diproduksi lagi. Harga kedelei yang berkisar 7500-8000 per kilo gram membuat tempe tahu hilang di pasaran.

Ibu-ibu rumah tangga memili alternatif lain untuk bahan buka puasa yaitu jagung sayur. Jagung sayur diolah menjadi bakwan jagung, yang enaknya kurang lebih sama dengan tempe tahu. "Saya lebih memilih membeli jagung, 10ribu sudah dapat banyak daripada tempe tahu yang mahal", jelas ibu yang lagi belanja.

Dengan meningkatnya harga kedelei, bukan saja para ibu-ibu yang resah, tetapi pengrajin tempe tahu pun ikut menjadi korban, karena tidak dapat lagi memproduksi tempe tahu seperti biasanya. Dimana banyak para pengrajin tempe tahu tidak memiliki keahlian lainnya, sehingga penghasilan ikut terpending.

Tetapi ada juga pengrajin yang kreatif, mensiasati kedelai yang lagi mahal harganya, dengan mencampur bahan baku tempe dengan singkong. Kedelai yang dipakai hanya sebagian kecil saja, selebihnya adalah singkong. Rasanya juga hampir menyerupai tempe seperti biasanya.

Ada juga biasanya ibu-ibu yang protes, karena tempenya mengandung singkong, jelas penjual tempe yang terbuat dari campuran singkong dan kedelai, ini dilakukan agar harga tetap normal, dan ibu-ibu juga tidak merasa dibebankan dengan harga tempe tahu asli yang tinggi.

0 Response to "Kedelai Mahal Tempe Tahu Menghilang Di Pasaran"

Post a Comment